PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). As part of PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) or InJourney, in accordance with Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 72 of 2021 and Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 104 of 2021. InJourney is present as a holding ecosystem of State-Owned Enterprises in the aviation and tourism sectors in Indonesia, committed to bringing Indonesia's hospitality and cultural diversity to the world, encouraging the revival of the tourism sector, and orchestrating collaboration and integration in the tourism industry. InJourney Tourism Development Corporation is a company that focuses on the development and management of integrated tourism areas in Indonesia, for 50 years has successfully managed The Nusa Dua "Bali's Finest Family-Friendly Resort Haven", a famous tourism area in the south of the island of Bali. The area has become a popular vacation destination thanks to the presence of many luxury hotels within the area. The development of The Nusa Dua began in 1974 as the World Bank's first tourism project for Indonesia, and has now become a benchmark for future destinations. The Nusa Dua area is equipped with international-standard infrastructure, accommodation, and meeting facilities, making the area host to various official international events such as APEC 2013, Bali Democratic Forum, Miss World 2013, and IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 and G20 Presidency in 2022. In addition to The Nusa Dua, InJourney Tourism Development Corporation is also entrusted with the development of The Mandalika area in Central Lombok, West Nusa Tenggara (NTB), which has an area of 1,175 hectares. The Mandalika "The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination" has been a Special Economic Zone (SEZ) since 2017 and has attracted an investment of USD 1.3 billion. Currently, The Mandalika is being created as a world-class tourism destination with various international facilities and attractions, including Pertamina Mandalika International Circuit, which hosts world motorcycle racing events such as WSBK, MotoGP and Asian Road Racing Championship (ARRC). Not only that, InJourney Tourism Development Corporation also received the third assignment from the Government to develop The Golo Mori "Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination" area in West Manggarai Regency, East Nusa Tenggara (NTT). Within this area is a world-class convention center, the Golo Mori Convention Center (GMCC), which offers stunning views overlooking Rinca Island. With international-standard Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) facilities, GMCC has become the venue for the 2023 ASEAN Summit. In addition, GMCC is also equipped with a Beach Club and Pier, making The Golo Mori a new tourism icon in the Labuan Bajo area and is being prepared to become a new Tourism Special Economic Zone in Indonesia. Company Profile ITDC: Download here
To conduct business in the tourism sector, as well as optimize the utilization of the Company's resources to produce high-quality and highly competitive goods and or services to gain/pursue profits to improve Company value by applying the principles of a Limited Liability Company, the Company carries out main business activities and other business activities.
Currently ITDC is in the process of financing program with the Asian Infrastructure Investment Bank ("AIIB") to develop a basic infrastructure facilities in the Mandalika tourism area on the island of Lombok ("Project"). The project covering an area of 1,250 Ha aims to create new job opportunities, improve the economy of the community, increase the country's foreign exchange, protect and preserve local culture, nature and the environment.Although this Project is focused on The Mandalika, it is expected that the impact of its development will also provide benefits in the wider region, support sustainable development, reduce poverty in Central Lombok Regency in particular and West Nusa Tenggara Province in general, and contribute to the Indonesian tourism competitiveness as a whole.
Grow your business with Indonesia Tourism Development Cooperation projects in developing new tourism area in Indonesia with high standarts.
e-Procurement for the means of procurement of goods / services, inter-unit procurement information, in accordance with the Guidelines for procurement of goods / services applicable at PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) which is done online application facilities.
ITDC's vision is to become a world class tourism destination developer that is offering world class tourism infrastructure, facilities, and attractions.
In conforming the information needs for people, ITDC provides wide access to search for information on our activities in Indonesia.
Jakarta, 7 Juli 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori menghadirkan rangkaian “School Holiday Celebration” bertajuk "Liburan Nyaman Penuh Makna" sebagai bagian dari perayaan liburan sekolah dan Hari Anak Nasional 2026, pada Jumat, (3/7) di masing - masing kawasan yang dikelola.Program ini merupakan implementasi kampanye ITDC yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan keluarga yang holistik melalui perpaduan aktivitas rekreasi, edukasi, budaya, dan kepedulian sosial dalam satu destinasi.Direktur Komersial & Marketing ITDC, Febrina Mediana, mengatakan, pengembangan destinasi pariwisata saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur dan atraksi wisata, tetapi juga pada penciptaan pengalaman yang memberikan nilai tambah bagi pengunjung sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.“Melalui kampanye Liburan Nyaman Penuh Makna, kami ingin menghadirkan destinasi yang mampu memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga dalam satu kawasan. Kami percaya bahwa pengalaman wisata terbaik adalah pengalaman yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, kami mengintegrasikan aktivitas rekreasi, edukasi, pelestarian budaya, dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagai bagian dari komitmen ITDC dalam membangun destinasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” terangnya.Program ini merupakan bagian dari kampanye "Liburan Nyaman Penuh Makna" yang diinisiasi ITDC untuk menjawab kebutuhan wisatawan modern yang menginginkan destinasi dengan pengalaman yang lengkap, aman, nyaman, dan mudah diakses. Melalui sinergi berbagai fasilitas, atraksi, tenant, serta layanan di dalam kawasan, ITDC menghadirkan konsep curated destination experience, di mana wisatawan dapat menikmati aktivitas rekreasi, edukasi, budaya, kuliner, hingga hiburan keluarga tanpa harus berpindah lokasi.Di kawasan The Nusa Dua menyiapkan sejumlah program dengan mengusung semangat "Dari Liburan Sekadar Tujuan, Jadi Banyak Keseruan Dalam Satu Kawasan". ITDC menghadirkan pengalaman berlibur yang tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga.Berbagai aktivitas kreatif dan interaktif disiapkan di Peninsula Island, mulai dari Family Time Capsule, Clay Painting Workshop, Animal Exhibition, Crochet Workshop, pertunjukan seni anak, hingga Family Picnic, yang dirancang untuk mendorong kreativitas, mempererat kebersamaan keluarga, serta menciptakan pengalaman liburan yang berkesan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi wisata keluarga berkelas dunia yang menawarkan beragam pengalaman dalam satu kawasan.Sementara di The Mandalika, semangat "Liburan Nyaman Penuh Makna" juga diwujudkan melalui berbagai aktivitas liburan keluarga, antara lain Mandalika Art Performance yang menampilkan kreativitas anak-anak dan seni budaya lokal, Swara Bazaar sebagai ruang hiburan musik akustik bagi pengunjung, Kids Activity – Student Go to Circuit yang memberikan pengalaman edukatif di Pertamina Mandalika International Circuit, hingga Mandalika Sehat yang mengajak masyarakat menikmati aktivitas olahraga bersama selama musim liburan. Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat positioning kawasan-kawasan yang dikelola ITDC sebagai destinasi yang menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap, inklusif, dan relevan bagi seluruh anggota keluarga.Mengisi momen libur sekolah tahun ini, The Golo Mori juga turut menghadirkan serangkaian aktivitas ramah anak melalui Coloring Activity dan Cooking Class yang dapat diikuti oleh anak-anak bersama keluarga. Beragam kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang rekreasi yang memadukan unsur kreativitas, edukasi, dan kebersamaan dalam suasana kawasan yang nyaman dan alami.Sebagai rangkaian menuju Hari Anak Nasional 2026, The Golo Mori juga tengah menyiapkan berbagai aktivasi menarik yang akan melibatkan anak-anak dan keluarga. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen ITDC dalam menghadirkan destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan fasilitas berkelas, tetapi juga pengalaman yang inklusif dan ramah keluarga.Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC akan terus memperkuat pengembangan destinasi berbasis experience, sustainability, dan community impact melalui berbagai program yang mengintegrasikan pariwisata, budaya, olahraga, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat.
The Golo Mori, 6 Juli 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperluas pasar event premium di The Golo Mori melalui pengembangan segmen destination wedding. Setelah sukses menjadi lokasi destination wedding perdana, kawasan ini kembali dipercaya sebagai pilihan pasangan asal Surabaya untuk melangsungkan seluruh rangkaian pernikahan mereka. Kepercayaan tersebut menjadi sinyal positif bahwa daya tarik The Golo Mori kini semakin menjangkau pasar nasional sekaligus memperkuat strategi diversifikasi bisnis kawasan di luar MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions).Pernikahan yang berlangsung pada Sabtu (27/6) tersebut merupakan destination wedding kedua yang digelar di The Golo Mori. Seluruh rangkaian acara berlangsung secara terintegrasi dalam satu kawasan, mulai dari prosesi pemberkatan di Nuka Beach Club berlatar panorama Laut Flores, dilanjutkan prosesi Tea Pai di Mori Lounge, hingga resepsi malam di Golo Convention Hall yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan.Kepercayaan pasangan asal Surabaya untuk menggelar pernikahan di The Golo Mori menjadi sinyal, bahwa kawasan ini mulai dilirik sebagai destinasi pernikahan premium level nasional. Di tengah tren destination wedding yang terus berkembang, momentum tersebut sekaligus memperkuat upaya ITDC memperluas pemanfaatan kawasan, melalui berbagai special events bernilai tambah.General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, bilang, berkembangnya penyelenggaraan destination wedding menunjukkan kian luasnya potensi pasar yang dapat dijangkau The Golo Mori, sekaligus melengkapi posisi kawasan sebagai destinasi MICE premium di Indonesia Timur."Kepercayaan yang kembali diberikan kepada The Golo Mori menunjukkan bahwa kawasan ini semakin dikenal sebagai destinasi premium untuk berbagai acara. Kami melihat kebutuhan penyelenggara kini tidak hanya berfokus pada venue, tetapi juga pada pengalaman yang menyeluruh dalam satu destinasi. Dengan memadukan keindahan alam Flores, fasilitas berstandar internasional, dan layanan yang terintegrasi, kami ingin menghadirkan pengalaman event yang memberikan nilai tambah bagi setiap penyelenggara maupun tamu yang hadir," ujar Aji.Menurutnya, berkembangnya segmen destination wedding juga membuka peluang baru bagi optimalisasi kawasan melalui penyelenggaraan event di luar agenda MICE maupun kegiatan kenegaraan yang selama ini telah menjadi kekuatan utama The Golo Mori."Selain memperkuat posisi kami sebagai destinasi MICE, berkembangnya segmen destination wedding membuktikan bahwa The Golo Mori memiliki daya saing untuk mengakomodasi berbagai special events berskala premium. Kepercayaan dari pasangan yang berasal dari luar Nusa Tenggara Timur menjadi sinyal, bahwa jangkauan pasar kami semakin luas. Kami optimistis diversifikasi ini akan semakin meningkatkan daya tarik kawasan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata berkualitas di Labuan Bajo," tambahnya.Destination wedding menunjukkan kapabilitas The Golo Mori dalam menghadirkan pengalaman acara yang menyeluruh, melalui ragam pilihan venue indoor maupun outdoor yang saling terintegrasi dalam satu kawasan. Konsep ini memberikan fleksibilitas bagi penyelenggara untuk merancang seluruh rangkaian acara tanpa harus berpindah lokasi, sehingga menciptakan pengalaman yang lebih nyaman dan efisien bagi penyelenggara maupun para tamu.Menjawab kebutuhan pasar destination wedding yang terus berkembang, The Golo Mori didukung layanan banquet dan catering, kolaborasi dengan wedding organizer, serta berbagai vendor profesional untuk menghadirkan pengalaman acara yang seamless, efisien, dan berstandar internasional. Kepercayaan pasangan asal Surabaya memilih The Golo Mori kian memperkuat potensi kawasan, dalam menarik wisatawan berkualitas, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas perjalanan, akomodasi, transportasi, dan pemanfaatan berbagai layanan pendukung pariwisata di Labuan Bajo.Sejak beroperasi, Golo Mori Convention Center (GMCC) telah menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional maupun internasional. Mulai dari kegiatan kenegaraan, forum bisnis, konferensi, rapat, seminar, pameran, pertunjukan budaya, gala dinner, destination wedding, hingga produksi foto dan video komersial. Dengan kapasitas hingga 2.000 orang plus didukung fasilitas berstandar global, GMCC terus memperkuat perannya sebagai venue unggulan bagi penyelenggaraan MICE dan special events di Indonesia Timur, sekaligus mendukung pengembangan The Golo Mori sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination.
Jakarta, 2 Juli 2026 – PT MGPA Nusantara Jaya atau Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menerima penghargaan sebagai Penyelenggara FIM Grand Prix World Championship pada ajang IMI Award 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam rangka peringatan hari jadinya yang ke-120, Selasa (1/7). Pada kesempatan yang sama, PRIDE Motorsport* menerima penghargaan sebagai Penyelenggara Kejuaraan Nasional Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) atas konsistensinya mengembangkan Mandalika Racing Series sebagai salah satu kejuaraan balap motor nasional yang profesional sekaligus menjadi wadah pembinaan pembalap Indonesia menuju level internasional. Ajang penghargaan tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi IMI kepada insan otomotif, promotor, dan penyelenggara kejuaraan yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan olahraga balap Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Direktur Operasional MGPA, Donny Mahardjono, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia, mulai dari tim operasional MGPA, marshal, race official, relawan, pemerintah, aparat keamanan, tenaga medis, hingga seluruh mitra kerja. "Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi MGPA untuk terus menjaga dan meningkatkan standar penyelenggaraan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia atas apresiasi yang diberikan, serta kepada FIM, MotoGP Sports Entertainment Group, seluruh stakeholder, pemerintah pusat dan daerah, serta semua pihak yang selama ini bekerja bersama kami menghadirkan MotoGP di Indonesia," ujar Donny Mahardjono. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi IMI atas keberhasilan MGPA menyelenggarakan Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit sesuai standar tinggi yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) dan MotoGP Sports Entertainment Group. Capaian ini tidak hanya menunjukkan kemampuan Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap dunia, tetapi juga mencerminkan kapasitas sumber daya manusia nasional dalam mengelola event motorsport bertaraf internasional. Sejak mengelola Pertamina Mandalika International Circuit, MGPA terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan melalui penyempurnaan aspek keselamatan lintasan, race control, marshal, layanan medis, operasional sirkuit, manajemen paddock, serta pelayanan bagi tim, pembalap, media, dan penonton. Berbagai evaluasi dari setiap penyelenggaraan MotoGP menjadi dasar peningkatan kualitas operasional secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi MGPA untuk menghadirkan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober mendatang dengan standar internasional yang semakin baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai venue balap berstandar internasional yang terus dikembangkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai ajang motorsport dunia. Pertamina Mandalika International Circuit merupakan sirkuit sepanjang 4,31 kilometer yang berada di kawasan The Mandalika. Didukung fasilitas kelas dunia, sirkuit ini telah berkembang menjadi salah satu pusat penyelenggaraan motorsport dan sport tourism terdepan di Indonesia.Pada tahun 2025, Pertamina Mandalika International Circuit sukses menjadi tuan rumah berbagai ajang internasional dan nasional, antara lain Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP), GT World Challenge Asia, Porsche Carrera Cup Asia, Asia Road Racing Championship, Mandalika Festival of Speed, Passione Ferrari Club Challenge, Pertamina Mandalika Racing Series, Yamaha Sunday Race, Pertamina Enduro VR46 Riders Academy, BRZ Super Series, Ducati We Ride as One, serta berbagai kegiatan otomotif, komunitas, corporate event, dan track day. Memasuki tahun 2026, kalender kegiatan Pertamina Mandalika International Circuit kembali dipenuhi berbagai agenda, diantaranya GT World Challenge Asia, Mandalika Festival of Speed, Pertamina Mandalika Racing Series, Porsche Sprint Challenge Indonesia, BRZ Super Series, serta puncaknya Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP). Konsistensi penyelenggaraan berbagai event tersebut semakin memperkuat posisi Pertamina Mandalika International Circuit sebagai sport tourism unggulan Indonesia.Dalam beberapa musim terakhir, Pertamina Mandalika Racing Series berkembang menjadi salah satu kejuaraan nasional paling kompetitif di Indonesia dengan mempertandingkan kelas National Sport 150, National Sport 250, National Supersport 600, dan Indonesia Junior Talent Cup 150 U-15, serta terus menghadirkan kelas-kelas baru yang mendukung pembinaan pembalap masa depan.Seluruh penyelenggaraannya mengacu pada regulasi IMI dan FIM sehingga para pembalap terbiasa berkompetisi menggunakan standar internasional. Kejuaraan ini juga menjadi fondasi penting dalam mencetak pembalap Indonesia yang siap melangkah ke berbagai ajang internasional, seperti Asia Road Racing Championship, World Supersport, Moto4 Asia, hingga Grand Prix Moto3 dan Moto2.
The Mandalika, 01 Juli 2026 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan kawasan pariwisata yang aman, nyaman, dan berstandar internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Latihan Satuan Sinkronisasi Operasi Khusus TK DEN TW II TA 2026 yang diselenggarakan oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di kawasan The Mandalika sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan pengamanan destinasi strategis nasional.Sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata sekaligus Proyek Strategis Nasional (PSN), The Mandalika konsisten menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional maupun internasional. Meningkatnya aktivitas wisata, penyelenggaraan event internasional, serta kehadiran investor dan pelaku usaha menjadikan penguatan sistem keamanan, koordinasi lintas instansi, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi kontinjensi sebagai elemen penting dalam menjaga kelancaran operasional kawasan sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan, investor, tenant, pelaku usaha, dan masyarakat.Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan latihan sinkronisasi di Pertamina Mandalika International Circuit yang berfokus pada penyelarasan prosedur, koordinasi antarunsur pengamanan, serta simulasi berbagai skenario operasi. Materi latihan meliputi pembebasan sandera, operasi perebutan cepat, kegiatan surveillance, hingga pemanfaatan teknologi pendukung sebagai bagian dari peningkatan interoperabilitas dan kesiapsiagaan personel. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Joy Ride atau konvoi kendaraan taktis yang dilepas oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, bersama Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, S.I.P., M.S.DA., di Pendopo Gubernur NTB, Senin (29/6).Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, memaparkan, pelaksanaan latihan ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi antara ITDC dengan TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam memperkuat kesiapsiagaan kawasan strategis. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi seluruh pihak."Keamanan merupakan pondasi utama dalam pengelolaan destinasi pariwisata berkelas dunia. Melalui kolaborasi yang erat dengan TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh stakeholder, ITDC terus memperkuat kesiapsiagaan kawasan sebagai bagian dari upaya menghadirkan destinasi yang aman, tangguh, dan berdaya saing. Sinergi ini menjadi semakin penting menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober mendatang, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia," ujar Troy.Troy menegaskan, latihan ini memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mendukung pengelolaan kawasan yang aman dan andal. Kesiapan seluruh unsur pengamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas pariwisata, investasi, dan penyelenggaraan event di The Mandalika.Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengapresiasi pelaksanaan latihan yang dinilai kian memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah."Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kopassus atas pelaksanaan latihan ini. Kehadiran TNI memberikan rasa aman, memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus menunjukkan kesiapan negara dalam melindungi kawasan strategis dan mendukung berbagai agenda nasional maupun internasional di NTB," ujar Iqbal.Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, S.I.P., M.S.DA., menjelaskan latihan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit. "TNI adalah milik rakyat. Karena itu masyarakat kami beri kesempatan untuk lebih mengenal Kopassus dan melihat langsung keberadaan mereka," ujar Letjen TNI Djon Afriandi.Latihan Satuan Sinkronisasi Operasi Khusus TK DEN TW II TA 2026 merupakan latihan kesiapsiagaan yang dilaksanakan secara terbatas di kawasan The Mandalika dan bukan merupakan operasi militer maupun aktivitas yang bersifat permanen. Melalui latihan ini, seluruh unsur yang terlibat memperkuat koordinasi, menyelaraskan prosedur, serta meningkatkan kemampuan respons terhadap berbagai skenario kontinjensi sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan.Ke depan, ITDC bersama TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan keamanan dan kesiapsiagaan kawasan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan operasional kawasan sekaligus memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi pariwisata dan sport tourism berkelas dunia.
The Nusa Dua, 30 Juni 2026 – Transformasi kawasan Peninsula Island di The Nusa Dua mulai menunjukkan hasil yang nyata. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mengoptimalkan program rejuvenasi kawasan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan wajah baru destinasi pariwisata kelas dunia yang lebih modern, nyaman, aman, dan berkelanjutan. Hingga Minggu ke-25 pelaksanaan proyek atau periode 14–20 Juni 2026, progres fisik kumulatif pekerjaan telah mencapai 23,7%, dengan sejumlah infrastruktur dan ruang publik strategis mulai memasuki tahap penyelesaian.Program rejuvenasi ini menjadi langkah strategis ITDC untuk meningkatkan kualitas kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata premium Indonesia. Selain memperbarui infrastruktur, proyek ini juga diarahkan untuk memperkuat pengalaman wisatawan melalui penataan kawasan yang lebih representatif, mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan wisata, MICE, sport tourism, hingga event internasional yang rutin digelar di The Nusa Dua.General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyebut, transformasi kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat daya saing destinasi di tingkat global."Program rejuvenasi ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menjaga standar layanan dan kualitas kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata premium Indonesia. Kami tidak hanya melakukan pembaruan infrastruktur, tetapi juga menyiapkan ruang publik yang lebih representatif, mendukung berbagai aktivitas wisata dan event internasional, serta memperkuat aspek keberlanjutan kawasan. Melalui transformasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang semakin nyaman, aman, dan berkesan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke The Nusa Dua," ujar Agus.Perkembangan proyek terlihat pada sejumlah paket pekerjaan utama. Penataan kawasan Peninsula Island dan akses menuju Water Blow menjadi pekerjaan dengan progres tertinggi, yakni mencapai 78,549%. Sementara itu, pekerjaan peremajaan dan penataan jalan akses Gate Amenity Core (AC) menuju Peninsula Island mencapai 32,502%, pembangunan jalan akses Pulau Nusa Dharma mencapai 26,44%, serta pekerjaan instalasi limbah, fasilitas resapan, dan Ground Water Tank (GWT) mencapai 21,72%.Sejumlah elemen The Nusa Dua, bahkan telah rampung sepenuhnya dan mulai memperlihatkan wajah baru Peninsula Island. Penanaman rumput di area Amphitheatre Peninsula sudah selesai 100%, diikuti penyelesaian pemasangan batu andesit pada area helipad dan jalur menuju Taksu Art Stage yang juga telah mencapai 100%. Sementara itu, penataan area eks jalan akses Peninsula sudah mencapai progres 90,18%, sehingga karakter baru kawasan mulai semakin terlihat.Untuk menjaga momentum percepatan pembangunan, ITDC terus mengoptimalkan sejumlah pekerjaan prioritas, antara lain penyelesaian overlay jalan kawasan, pengaspalan akses Gate AC menuju Peninsula Island, penyelesaian fasilitas resapan di area The Bay dan koridor Peninsula, serta percepatan penyelesaian fasilitas Water Blow sebagai salah satu ikon wisata unggulan di kawasan The Nusa Dua.Sejalan dengan komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan, ITDC juga memperkuat berbagai elemen infrastruktur lingkungan melalui pembangunan fasilitas resapan air hujan, peningkatan sistem drainase, pengelolaan limbah kawasan, serta penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah bagi wisatawan maupun masyarakat.Agus menambahkan, hasil pembangunan yang mulai terlihat saat ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang kawasan The Nusa Dua agar semakin siap menjawab kebutuhan industri pariwisata masa depan."Transformasi yang mulai terlihat hari ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang ITDC untuk menghadirkan wajah baru Peninsula Island. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kawasan ini akan menjadi ruang publik yang lebih hidup, nyaman, dan ikonik, sekaligus memperkuat daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang siap menyambut wisatawan dan berbagai event internasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi Bali dan Indonesia," tutup Agus.
The Golo Mori, 29 Juni 2026 – Golo Mori Convention Center (GMCC), Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Open Forum, Seminar Nasional, dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) Tahun Buku 2025 yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026. Kegiatan berskala nasional ini diikuti oleh lebih dari 600 insan koperasi kredit dari berbagai daerah di Indonesia dan secara resmi dibuka oleh Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Krisdianto, yang hadir mewakili Menteri Koperasi Republik Indonesia.Sejumlah undangan kehormatan Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit; dan Yang Mulia Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, turut mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual, di antaranya Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena. Hadirnya lebih dari 600 peserta dari berbagai wilayah Indonesia, menjadikan acara ini sebagai salah satu forum koperasi kredit terbesar yang diselenggarakan di kawasan timur Indonesia pada tahun ini.Selain menjadi forum strategis bagi gerakan koperasi nasional, penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025 juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai provinsi mendorong peningkatan okupansi akomodasi, penggunaan jasa transportasi, konsumsi kuliner, hingga transaksi pelaku UMKM di kawasan The Golo Mori dan Labuan Bajo.Selama penyelenggaraan kegiatan, sebanyak 12 pelaku UMKM dan anggota koperasi kredit turut berpartisipasi membuka stan produk unggulan lokal. Beragam produk kuliner, kriya, fesyen, hingga hasil olahan khas Manggarai mendapat antusiasme tinggi dari peserta RAT dan mencatatkan transaksi yang berlangsung aktif sepanjang kegiatan. Kehadiran UMKM tersebut menjadi bagian dari komitmen penyelenggara dalam menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, mengatakan, kepercayaan berbagai institusi dan organisasi nasional untuk menyelenggarakan kegiatan di GMCC menjadi indikator meningkatnya daya tarik kawasan sebagai destinasi MICE unggulan di Indonesia Timur."Kepercayaan INKOPDIT untuk menyelenggarakan agenda nasional di GMCC merupakan bukti bahwa The Golo Mori mampu menghadirkan pengalaman MICE yang tidak hanya didukung fasilitas berstandar internasional, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat lokal. Melalui penyelenggaraan kegiatan seperti ini, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh pelaku UMKM, komunitas, hingga sektor pariwisata di Labuan Bajo," ujar Aji.GMCC adalah bagian dari The Golo Mori yang dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Kawasan ini dikembangkan sebagai Sustainable Marine-Based MICE Tourism Destination yang mengintegrasikan fasilitas MICE berstandar internasional dengan keindahan lanskap pesisir serta prinsip-prinsip keberlanjutan.Dalam penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025, berbagai fasilitas GMCC dimanfaatkan secara terpadu untuk mendukung rangkaian kegiatan. Sesi utama berlangsung di Golo Convention Hall, sementara Mori Lounge dan Tana Room digunakan sebagai agenda pendukung dan pertemuan peserta. Adapun jamuan makan malam dilakukan di Teno Amphitheater, yang menyuguhkan panorama khas perbukitan dan pesisir Golo Mori.Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Cultural Night yang diselenggarakan pada Jumat (25/6) malam di kawasan GMCC. Para peserta disuguhkan pertunjukan tari tradisional dan lagu khas Manggarai yang menampilkan kekayaan budaya lokal. Sajian budaya tersebut menjadi bagian dari pengalaman (immersive experience) yang memperkenalkan identitas budaya Flores kepada para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.Sebagai fasilitas MICE utama di kawasan, GMCC dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional, mulai dari pertemuan bisnis, konferensi, pameran, hingga jamuan eksklusif. Kepercayaan yang terus diberikan oleh berbagai institusi, termasuk penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025, semakin memperkuat posisi The Golo Mori sebagai destinasi MICE unggulan di Indonesia Timur yang menghadirkan fasilitas berstandar internasional sekaligus mengintegrasikan potensi alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
With more than 40 years of business experience ITDC is strongly committed to maintain the values of integrity through optimizing the application of the Good Corporate Governance (GCG) principles.
We'd love to hear from you! Please fill out our we'll contact you as soon as possible.
Jakarta Representative Office (021) 8064 2791
Mandalika Office (0370) 650 2339
Nusa Dua Office (Headquarters) (0361) 771010
Emergency Call The Nusa Dua
Posko Fire Brigade Security (+62361)771113
BIMC Emergency Call +62 811-3896-113
Kapolsek Kuta Selatan +62 361 772110
Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) +62 361 226045