The Mandalika, 9 Juli 2023 – Menteri BUMN, Erick Thohir meresmikan tiga proyek baru Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika/The Mandalika yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Peresmian tiga proyek baru ini menandai tonggak penting dalam pengembangan dan transformasi KEK Mandalika menjadi pusat pariwisata kelas dunia. Momen ini menjadi sangat istimewa, dan menunjukkan kapabilitas ITDC dalam mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, The Mandalika dan The Golo Mori, menjelang usia ITDC ke-50 di tahun 2023 ini.Peresmian tiga proyek ini terdiri dari Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Kuta Lane dan Masjid Al-Hakim. Menteri BUMN Erick Thohir didampingi oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, Direktur Utama ITDC Ari Respati, Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti dan para undangan lainnya.Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, “Pemerintah melalui Kementerian BUMN telah meresmikan tiga proyek di KEK Mandalika. Kami bersama para mitra dan pemangku kepentingan akan terus memantau dan mendukung proyek-proyek ini agar dapat diselesaikan dengan baik. Kami percaya bahwa pengembangan KEK Mandalika yang sedang dan masih berjalan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekonomi Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan visi ini dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.”.Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria, bahwa InJourney berkomitmen dalam mengembangkan dan memajukan KEK Mandalika.“InJourney group berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memajukan KEK Mandalika/The Mandalika sebagai destinasi wisata unggulan. Kami percaya bahwa kerjasama dengan berbagai pihak yaitu Pemerintah, Mitra Bisnis dan Masyarakat setempat, akan membawa kemajuan berkelanjutan, khususnya untuk kawasan The Mandalika. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam kesuksesan pembangunan dan peresmian tiga proyek ini.” ungkap Dony.Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, adalah hotel bintang lima pertama di Mandalika, dibangun diatas lahan seluas 4,5 Ha. Desain yang digunakan menggabungkan gaya arsitektur modern dengan sentuhan budaya lokal yang khas, terletak di lokasi strategis menghadap pantai yang indah, dan memiliki 230 Regular Rooms, 27 Villa, dan dilengkapi dengan fasilitas Lobby, All Day Dining, Main Pool, Pool Bar, Gym & Spa, Small Meeting Room, Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), Musholla, Parking Area, dan Speciality Resto.Selanjutnya, Kuta Lane sebagai Landmark baru di kawasan The Mandalika, menjadi objek inovatif dan sebuah koridor pedestrian yang nyaman dan fungsional berfungsi sebagai akses penghubung antara Bazaar Mandalika dengan Kuta Beach Park (KBP), dirancang dengan tujuan untuk memfasilitasi dan meningkatkan alur aktivitas para pengunjung atau wisatawan dari KBP menuju area Bazaar Mandalika dan sebaliknya. Kuta Lane dilengkapi dengan artwork space, taman bermain anak-anak yang ramah, spot-spot foto ikonik yang memukau, dan panggung hiburan yang siap menjadi tempat pertunjukan seni musik, tari dan teater yang menarik.Dan yang terakhir, Masjid Al-Hakim di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Masjid ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan fasilitas keagamaan yang nyaman bagi pengunjung dan masyarakat setempat di The Mandalika. Masjid yang dibangun dalam dua lantai ini dilengkapi dengan fasilitas toilet, tempat wudhu, area parkir dan taman, dengan desain yang modern namun tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan arsitektur tradisional Dan yang terakhir, Masjid Al- Hakim di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Masjid ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan fasilitas keagamaan yang nyaman bagi pengunjung dan masyarakat setempat di The Mandalika. Masjid yang dibangun dalam dua lantai ini dilengkapi dengan fasilitas toilet, tempat wudhu, area parkir dan taman, dengan desain yang modern namun tetap memperhatikan nilai- nilai budaya dan arsitektur tradisional.“Pembangunan proyek ini menjadi komitmen ITDC untuk mengembangkan potensi pariwisata dan infrastruktur di The Mandalika, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan multiplier effect positif bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan spirit dan visi yang sama, bersama-sama kita wujudkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang mendunia.” tutup Ari.
Read MoreThe Nusa Dua, 3 Juli 2023 – Bird Sanctuary merupakan salah satu daya tarik unik di Lagoon The Nusa Dua yang dikelola oleh PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC Utilitas) sebagai bagian dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di Indonesia perusahaan member InJourney Group. ITDC Utilitas berkomitmen sebagai penyedia sistem utilitas terintegrasi dan ramah lingkungan. Lagoon The Nusa Dua yang merupakan kolam stabilitas diatas lahan terbuka dengan luas lahan 20 ha dan luas lahan basah 13,5 ha, memiliki pemandangan hijau dan asri yang menjadi lokasi pengolahan air limbah dengan sistem kolam stabilitas.Lagoon The Nusa Dua menyediakan habitat yang aman dan alami bagi berbagai jenis burung yang dilindungi. Kawasan ini memberikan ruang bagi burung-burung untuk mencari makan dan sebagai tempat persinggahan. Dengan adanya Bird Sanctuary ini, pengunjung memiliki kesempatan untuk menikmati keindahan burung-burung yang unik dan langka. Beberapa spesies burung yang sering terlihat dan dapat dijumpai diantaranya burung elang laut, bangau, burung camar, blibis dan burung pemakan ikan lainnya.Direktur Utama ITDC Utilitas A.A Ratna Dewi mengatakan, “Bird Sanctuary di Lagoon The Nusa Dua menjadi tempat persinggahan bagi berbagai jenis burung yang tinggal di daerah tersebut. Keberadaan sanctuary ini memungkinkan burung-burung langka atau terancam punah untuk hidup dan berkembang biak dengan aman. Burung yang datang ke area Bird Sanctuary ini terjadi selama periode migrasi pada bulan Maret – April dan September – Oktober. Perlu diingat bahwa migrasi burung adalah fenomena alam yang dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu faktor cuaca dan perubahan iklim”.Pengunjung Lagoon The Nusa Dua dapat menikmati suasana dan melihat berbagai spesies burung dengan berjalan di sekitar area pedistrian atau menggunakan perahu/kano di kolam stabilitas.Bird Sanctuary juga menjadi fasilitas edukasi bagi masyarakat dan mahasiswa yang ingin melakukan studi dan penelitian untuk mendapatkan informasi tentang berbagai spesies burung, habitat burung dan upaya yang dilakukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem burung-burung di Lagoon The Nusa Dua.Bagi yang ingin berkunjung maupun melakukan aktivitas di Bird Sanctuary Lagoon The Nusa Dua, dapat melakukan registrasi melalui email: informasi@itdcnu.co.id .“Kepada para pengunjung kami mewajibkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkunjung, menaati prosedur dan syarat yang berlaku di Lagoon The Nusa Dua, memperhatikan dan menjaga jarak aman agar tidak mengganggu aktivitas burung-burung di Bird Sanctuary,” tutup Ratna.
Read MoreThe Mandalika, 30 Juni 2023 – Kuta Lane sebagai Landmark Baru di Kawasan The Mandalika yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member Injourney Group yang mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di Indonesia. Kuta Lane menjadi objek inovatif, sebuah koridor pedestrian yang menghubungkan Bazaar Mandalika dengan Kuta Beach Park (KBP), dirancang dengan tujuan untuk memfasilitasi dan meningkatkan alur aktivitas para pengunjung dari KBP ke area Bazaar Mandalika maupun sebaliknya.Bazaar Mandalika, merupakan pusat perbelanjaan yang menyediakan tempat bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, dengan 303 lapak yang tersedia para pengunjung dapat menemukan berbagai produk mulai dari oleh-oleh, kerajinan tangan, pakaian, dan kuliner khas Lombok. Bazaar Mandalika berdekatan dengan Masjid Nurul Bilad dan Sentral Parkir yang memiliki kapasitas menampung 900 kendaraan, menjadi lokasi strategis dengan fasilitas kawasan yang terkoneksi.Di sisi lain, Kuta Beach Park (KBP) adalah area pantai dengan panjang mencapai 1,4 km, memiliki pemandangan laut yang memukau dan dilengkapi dengan fasilitas Balai Penyelamatan dan Pariwisata (Balawista) yang juga dilengkapi dengan Warning Receiver System New Generation (WRS NewGen) yaitu alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami dari BMKG. Selain itu, terdapat juga arena permainan anak, dan beach facility yang tersedia bagi para pengunjung atau wisatawan, beach facility menyediakan fasilitas shower, toilet, locker dan anjungan pandang.General Manager ITDC The Mandalika Molin Duwanno mengatakan “Kuta Lane menawarkan akses yang menghubungkan Bazaar Mandalika dan KBP, sangat nyaman dan fungsional bagi para pengunjung untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia. Di area Kuta Lane, terdapat artwork space, taman bermain anak-anak yang ramah keluarga, spot-spot foto ikonik yang memukau, dan panggung yang siap menjadi tempat pertunjukan seni yang menarik,” tuturnya.Pembangunan Kuta Lane telah dimulai sejak 21 Januari 2023 dan berhasil diselesaikan pada 8 Mei 2023. Kuta Lane juga menjadi pusat kegiatan budaya dan seni yang akan menjadi tuan rumah bagi pertunjukan musik, tari dan teater yang menarik. Wisatawan dapat menikmati keindahan seni dan budaya yang disajikan secara langsung melalui berbagai acara yang diselenggarakan di Kuta Lane.Molin menambahkan, "Dengan hadirnya Kuta Lane sebagai landmark yang ikonik di The Mandalika, kami berharap minat wisatawan akan semakin meningkat. Selain itu, pembangunan Kuta Lane juga bertujuan untuk memaksimalkan potensi fasilitas Bazaar Mandalika yang sudah ada sebelumnya, serta memberikan pengalaman unik dan berkesan bagi para pengunjung.". tutup Molin.
Read MoreTHE NUSA DUA, 28 Juni 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) perusahaan member Injourney Group yang mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di Indonesia, bersama PT Kimia Farma Diagnostika (Kimia Farma Laboratorium & Klinik), pada hari ini Rabu 28/6, melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Tentang Kolaborasi Pelaksanaan Program-Program Bersama dalam Bidang Hospitality Kesehatan dan Pariwisata. Penandatangan dilakukan oleh Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka dan Direktur Operasional KF Lab & Klinik Winastanto Wibowo yang disaksikan oleh General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, manajemen ITDC dan manajemen KF Lab & Klinik, Ketua BPC Perhimpunan Masyarakat (Perhumas Denpasar) Ni Made Eka Mahadewi serta General Manager Merusaka Nusa Dua Ian Cameron beserta manajemen selaku perwakilan tenant di kawasan The Nusa Dua.Adapun ruang lingkup dalam nota kesepahaman ini antara lain kolaborasi dukungan pelaksanaan program-program untuk kebermanfaatan bersama serta kolaborasi khusus dalam bidang hospitality kesehatan dan pariwisata di kawasan. Nota kesepahaman yang berlaku selama 12 (dua belas) bulan ini menjadi pedoman untuk menindaklanjuti rencana kerjasama kolaborasi penyelenggaraan program-program bersama dalam bidang kesehatan antara ITDC dengan KF Lab & Klinik. Sebagai salah satu bentuk kolaborasi, pada 26 – 28 Juni 2023 telah diselenggarakan sentra vaksinasi booster II bagi pelaku pariwisata di kawasan The Nusa Dua yang digelar di kantor ITDC Kawasan Pariwisata The Nusa Dua.Direktur Operasional KF Lab & Klinik mengatakan, “Kami merasa terhormat dapat melaksanakan Program VGR bersama ITDC, dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam mengatasi cakupan vaksinasi yang luas dan tercapai sesuai harapan pemerintah. Bersama dengan ITDC, kami akan menciptakan kolaborasi terdepan dalam memanfaatkan potensi daerah pariwisata dalam menghadirkan layanan kesehatan terbaik dengan berorientasi pada mutu, layanan, serta kualitas yang unggul kepada setiap pelanggan. Ini menjadi langkah awal yang baik untuk kami sebagai bagian dari perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dalam mewujudkan program pemerintah di bidang medical tourism”.Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka juga mengatakan, "Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara ITDC dengan KF Lab & Klinik. Pelaksanaan program-program dalam bidang hospitality kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan kawasan dalam melayani wisatawan. Kami harap kolaborasi ini dapat terus terjalin tidak hanya terbatas pada program vaksinasi saja namun berkesinambungan dalam program kesehatan lainnya di masa mendatang.”Kegiatan vaksinasi booster II ini diikuti oleh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan The Nusa Dua sebanyak 3.000 orang, yang terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua, petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai, serta tenaga transportasi. Program vaksinasi booster II ini berlangsung selama 3 hari dengan target kurang lebih 1.000 peserta vaksinasi per hari dan jenis vaksin yang disediakan adalah Sinopharm.Selain bekerjasama dengan KF Lab & Klinik, program vaksinasi booster II bagi pekerja di dalam kawasan The Nusa Dua juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Badung serta tenant di kawasan The Nusa Dua. KF Lab & Klinik menerjunkan 10 tenaga medis dan 3 tenaga non-medis didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Badung yang juga menerjunkan 3 tim yang masing-masing terdiri dari 4 orang tenaga medis serta menyediakan 2 unit ambulance.”Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua pihak yang telah bersama-sama mensukseskan program vaksinasi booster II bagi pelaku pariwisata di kawasan ini. Vaksinasi booster II ini juga diharapkan akan mampu memperkuat herd immunity (kekebalan komunitas) dalam upaya bersama menyiapkan The Nusa Dua untuk menyambut libur panjang sekolah dan Idul Adha serta event ANOC World Beach Games 2023 Agustus mendatang,” papar Troy.Program vaksinasi booster II diprioritaskan untuk seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif kawasan The Nusa Dua terutama garda terdepan kawasan yang telah memenuhi persyaratan vaksinasi, yaitu peserta yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (dosis kedua) dan booster I minimal 6 bulan sebelumnya.“Kami selaku pengelola kawasan berkewajiban untuk memastikan kawasan The Nusa Dua memiliki standar pelayanan prima dengan protokol kesehatan yang sangat baik, guna meningkatkan kepercayaan para penyelenggara event maupun wisatawan untuk beraktivitas di The Nusa Dua," tutup Troy.
Read MoreThe Nusa Dua, 26 Juni 2023 – Memasuki periode high season, tingkat hunian rata-rata atau occupancy rate di Kawasan The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) perusahaan member Injourney Group yang mengembangkan dan mengelola kawasan pariwisata di Indonesia, pada bulan Mei 2023 mencapai 63,22%. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar kurang lebih 23,04% dibandingkan tingkat hunian pada periode Mei 2022 yang sebesar 51,38% serta menunjukkan terjaganya okupansi kawasan di atas 60% sepanjang 5 bulan terakhir ini. Pada Mei 2023, terdapat 10 hotel mencapai okupansi di atas 70% dari 22 hotel yang beroperasi di kawasan The Nusa Dua.Kunjungan wisatawan sebanyak 78.855 orang pada Mei 2023 tumbuh 24,26% dari 63.460 orang pada Mei 2022. Kunjungan didominasi oleh wisatawan mancanegara yang tercatat sebanyak 63.084 orang pada Mei 2023, tumbuh lebih dari 175,32% dari 22.913 orang pada Mei 2022. Sementara Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow, Peninsula The Nusa Dua, juga mencatat kunjungan wisatawan mencapai 5.673orang selama Mei 2023 meningkat 17,31% dibanding kunjungan periode Mei 2022 sebanyak 4.836 orang.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Kami bersyukur tingkat hunian di kawasan The Nusa Dua pada Mei 2023 tetap stabil serta mencapai angka yang diharapkan dengan menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.”.Pada periode 1- 25 Juni 2023, The Nusa Dua telah mencatat angka okupansi harian 77,28% yang dipengaruhi oleh beberapa kegiatan Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) dan event music yang telah sukses digelar di kawasan The Nusa Dua. “Peningkatan okupansi bulan ini tentunya dipengaruhi oleh penyelenggaraan BBTF ke-9 yang kembali diselenggarakan di The Nusa Dua serta event Dream Machine dimana seluruh pengunjungnya kurang lebih 2.500 orang menginap di hampir seluruh hotel kawasan The Nusa Dua. Kami yakin tingkat kunjungan ke The Nusa Dua juga akan meningkat selama libur sekolah dan Iduladha akhir bulan Juni ini, yang kami prediksi mencapai 78%,” ujar Ngurah Ardita. Target ini berkaca dari tingkat okupansi dari libur panjang pada periode Lebaran 2023, dimana tingkat okupansi periode tanggal 19 – 25 April 2023 mencapai 78,37%. Angka ini meningkat 13,58% dibandingkan dengan tingkat okupansi pada libur Lebaran 2022 sebesar 69% dan meningkat jauh dibanding tingkat okupansi libur Lebaran 2021 lalu yang hanya sebesar 11,14%.“Dengan meningkatnya kegiatan pariwisata khususnya di kawasan yang kami kelola, kami berharap akan memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan ke The Nusa Dua hingga akhir tahun 2023 mendatang. Kami selaku pengelola kawasan bersama tenant akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kami baik dari sisi fasilitas, pengamanan, infrastruktur serta atraksi wisata guna menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menginap di The Nusa Dua serta dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Ngurah Ardita.
Read MoreThe Mandalika, 24 Juni 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) perusahaan member PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)/Injourney Group, berbagi hewan kurban sebagai wujud komitmen untuk berbagi berkah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1444 H.Pada hari ini Sabtu (24/6), ITDC membagikan 12 ekor hewan kurban di tiga tempat yakni Kawasan The Mandalika, Kota Praya, dan Kota Mataram. Sebanyak 10 hewan kurban diserahkan oleh General Manager The Mandalika Molin Duwanno didampingi VP Project Construction ITDC Wahyu Moerhadi Nugroho dan VP Site Operation & Service I Made Pari Wijaya kepada perwakilan masyarakat untuk 7 Desa Penyangga, 2 Dusun, dan 1 Kecamatan di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Sementara, dua hewan kurban lainnya diserahkan oleh Panitia Kurban ITDC kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bertempat di Pendopo Bupati Lombok Tengah dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bertempat di Islamic Center, Mataram.General Manager The Mandalika Molin Duwanno mengatakan, “Komitmen ITDC ini bertujuan untuk mewujudkan semangat kebersamaan dan solidaritas dalam memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 H. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar kawasan The Mandalika dan NTB.”Panitia Kurban Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Lalu Muhammad Hillim mengungkapkan, “Kami berterima kasih kepada ITDC, setiap tahunnya selalu berbagi hewan kurban bagi masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah untuk menyambut Idul Adha. Inisiatif ini sungguh luar biasa dan telah memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat.”.Dalam menyambut Idul Adha tahun ini, ITDC ingin mengajak semua pihak untuk merenungkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan saling berbagi. “Semoga pembagian hewan kurban ini dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang menerimanya. ITDC mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam upaya ini. Diharapkan semangat kebersamaan dan saling berbagi akan terus berlanjut dalam segala aspek kehidupan kita.”. tutup Molin.
Read MoreThe Mandalika, 19 Juni 2023 – Pertamina Mandalika International Circuit sukses menjadi finish route event ultra cycling, Three Island Journey 2023. Pertamina Mandalika International Circuit yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member InJourney Group bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bagian dari ITDC Group.Three Island Journey event ultra cycling ini memiliki rute yang menarik, dibuat lebih ramah untuk pesepeda pemula dengan suasana lebih rileks. Event ini diselenggarakan dalam tiga etape. Etape pertama dimulai pada (16/6) di Surabaya menuju Taman Nasional Bali Barat dengan jarak tempuh 282 km, kemudian Etape kedua pada (17/6) dari Taman Nasional Bali Barat menuju Padang Bai dengan jarak tempuh 200 km, Etape terakhir atau Etape ketiga pada (18/6) dari Hotel Raja Kuta Mandalika ke Pertamina Mandalika International Circuit dengan jarak tempuh 84 km dengan jumlah peserta 80 orang.Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengungkapkan, “Menjadi sebuah kebanggaan bagi Pertamina Mandalika International Circuit dapat menjadi bagian dari rangkaian Three Island Journey sebagai lokasi finish atau berakhirnya seluruh rangkaian dari event ultra cycling ini. Kami sangat senang bahwa event tersebut berjalan lancar dan sukses, serta dapat memberikan pengalaman yang baru dalam bersepeda.”.Regulasi pada event ini bersifat self-supportedmandiri, namun disediakan fasilitas-fasilitas tambahan oleh panitia di check point tertentu. Hal yang harus dipatuhi oleh peserta antara lain, peserta harus selalu memakai jersey atau performance shirt Three Island Journey, mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Racemap untuk tracking peserta, berkomunikasi melalui WhatsApp Group Peserta, selalu sign in (Scan QR) dan mengambil gelang di setiap Check Point. Untuk menjaga keamanan serta keselamatan peserta harus selalu waspada pada keadaan sekitar dan selalu memeriksa kembali kondisi fisik dan sepeda.“Start etape ketiga Threee Island Journey (18/6) dimulai pukul 09.00 WITA di Hotel Raja Kuta Mandalika menuju Pertamina Mandalika International Circuit. Peserta memasuki area Pertamina Mandalika International Circuit melalui Green Gate lalu masuk melalui pit lane out menuju track dengan melakukan satu putaran pertama sampai melewati gentry dan melakukan putaran kedua, kemudian masuk ke pit lane in untuk finish di paddock. Peserta wajib mengikuti arahan dari marshal dan panitia yang bertugas. Acara diakhiri dengan ceremony penyerahan trophy untuk para finisher. Selanjutnya peserta dibebaskan kembali gowes di dalam track.” tutup Andhi.
Read MoreThe Nusa Dua, 17 Juni 2023 – Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, kawasan pariwisata yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), perusahaan member Injourney Group, kembali dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), salah satu ajang pameran perjalanan dan wisata internasional paling terkemuka di Indonesia. BBTF tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan ke-9 digelar Rabu – Sabtu, 14 – 17 Juni 2023 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali.General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, ” Sebagai pengelola The Nusa Dua, kami mengapresiasi pihak penyelenggara yang kembali memilih The Nusa Dua sebagai tuan rumah event BBTF untuk yang ke-9 kalinya. Pemilihan ini menunjukkan kepercayaan pihak penyelenggara terhadap kawasan kami sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang sangat memadai dari sisi fasilitas, infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta pengamanan terpadu, untuk menyelenggarakan event kombinasi antara meeting dan exhibition serupa BBTF.”.BBTF diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali sejak 2014 serta didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI serta Kementerian Luar Negeri RI. Mengusung tema “Reconnecting to Quality and Sustainable Tourism”, BBTF 2023 ini mengangkat kualitas dan keseimbangan pariwisata, diikuti oleh 230 sellers dari 5 negara diantaranya China, Italia, Malaysia, Amerika dan Indonesia serta 350 buyers dari 51 negara.Ketua Komite BBTF 2023 sekaligus Ketua ASITA Bali I Putu Winastra menjelaskan bahwa BBTF tahun ini ditargetkan mencapai Rp 8.2 triliun, meningkat 63,5% dibanding dengan pencapaian BBTF 2022 sebesar Rp 5,2 triliun. “Semoga ajang pertemuan sellers dan buyers ini mampu memberikan kontribusi dan keuntungan bagi seluruh pemangku kepentingan di Bali, serta Bali akan terus melakukan diversifikasi pertumbuhan ekonomi lewat pariwisata yang bukan hanya tergantung kepada jumlah kedatangan, namun juga quality tourism.”.Sejak penyelenggaraan pertama 2014, BBTF selalu mengambil tempat di kawasan The Nusa Dua, yang saat ini dilengkapi 22 hotel dan luxury villas atau setara dengan kurang lebih 5.597 kamar dan fasilitas MICE yang dapat menampung lebih dari 20.000 delegasi.“Pemilihan kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi penyelenggaraan event ini sejak pertama kalinya BBTF diselenggarakan tentunya karena kelengkapan fasilitas yang dimiliki oleh The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata terintegrasi, diantaranya tersedianya fasilitas konferensi dengan layanan luar biasa di BICC ini yang telah terpercaya sebagai lokasi perhelatan event-event internasional,” terang Winastra.BICC, yang menjadi venue penyelenggaraan BBTF 2022, merupakan salah satu venue MICE terbesar dan terlengkap di Bali, yang menyediakan antara lain dua hall utama dengan kapasitas masing-masing 2.500 dan 1.500 peserta, area pameran seluas 2.700 m2, auditorium dengan kapasitas 500 kursi dan built-in stage, serta hampir 26 ruang rapat. BICC juga terkoneksi dengan The Westin Resort Nusa Dua Bali yang menyediakan 433 kamar. Selain itu, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, The Nusa Dua telah memiliki sistem keamanan dan keselamatan yang beroperasi 24 jam terdiri dari petugas keamanan dengan 93 personil, 2 unit fire brigade dengan 23 personil, CCTV sebanyak 143 unit yang tersebar di 39 titik kawasan The Nusa Dua, 3 pos Balawista di beach front hotel, security check pada 3 pintu masuk kawasan, serta Command Center sebagai pos komando kawasan yang sudah dilengkapi dengan antara lain unit Fire Brigade dan patroli Kawasan, CCTV terintegrasi, TV Monitor, Radio Komunikasi terintegrasi, serta Warning Receiver System (WRS) yang merupakan alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami. “Kami berterima kasih kepada pihak penyelenggara atas kepercayaan kepada The Nusa Dua untuk kembali menjadi tuan rumah BBTF tahun ini. Kami berharap pameran pariwisata business to business (B2B) ini mampu menjadi wadah untuk mempromosikan destinasi serta produk wisata unggulan di Bali dan daerah lain di Indonesia kepada pasar internasional, sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai tujuan wisata kelas dunia yang berkelanjutan,” tutup Ngurah Ardita.
Read MoreJakarta, 16 Juni 2023, PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU) bersama PT Bhumi Visatanda Indonesia sebagai pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kajian Potensi Kerjasama Pengembangan dan Pengelolaan Utilitas di Kawasan Taman Mini Indonesia Indah pada hari ini Jumat (16/06) di TMII, Jakarta.Penandatanganan MoU ini menandai komitmen bersama antara ITDC NU dengan PT Bhumi Visatanda Indonesia untuk mengkaji potensi pengembangan dan pengelolaan utilitas di TMII lebih optimal. Dalam Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Direktur Operasi ITDC Nusantara Utilitas Hari Wibisono, dan Direktur Operasi PT Bhumi Visatanda Indonesia Arie Prasetyo. Direktur Operasi PT ITDC Nusantara Utilitas Hari Wibisono mengatakan, “Kolaborasi atau Kerjasama ini sebagai wujud komitmen ITDC NU sebagai perusahaan penyedia sistem utilitas terintegrasi, dan melalui kolaborasi ini kami harapkan dapat meningkatkan pengembangan dan pengelolaan utilitas lebih optimal, sehingga memberikan dampak positif bagi penataan dan operasional di TMII.”Secara terpisah, Direktur Utama PT ITDC Nusantara Utilitas, A.A Istri Ratna Dewi mengatakan “Harapannya Kerjasama ini dapat berjalan dengan baik sehingga menjadi revenue stream baru bagi ITDC NU.” Ia menekankan pentingnya penggunaan dan pengelolaan utilitas yang efisien dalam memenuhi kebutuhan Kawasan TMII. Ia juga berharap Kerjasama ini menjadi Langkah positif dalam menjaga lingkungan yang bersih.Dengan dilakukannya Penandatangan MoU ini diharapkan terdapat project yang bisa dikerjasamakan sebagai Sinergi BUMN. Tentunya didahului dengan pertukaran informasi dan pelaksanaan kajian bersama baik dari aspek hukum, ekonomi, keuangan serta skema/ketentuan bisnis berkenaan dengan pengembangan dan pengelolaan utilitas di Kawasan Taman Mini Indonesia Indah.“Melalui kolaborasi ini semakin memperkuat lini bisnis ITDC NU sebagai perusahaan pengembang sarana utilitas/utlitas provider, perencanaan dan pengelola utilitas secara terintegrasi sehingga dapat menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.”.
Read MoreJakarta, 16 Juni 2023 – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai member holding dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Group adalah perusahaan pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia. Selama hampir 50 tahun, ITDC dulunya BTDC (Bali Tourism Development Corporation), telah mengembangkan The Nusa Dua, Bali, dari sebuah area yang sunyi dan tandus di Bali Selatan menjadi salah satu destinasi pariwisata kelas dunia terbaik di Indonesia dan dunia hingga saat ini.Saat ini, ITDC dipercaya untuk mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika atau The Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Selain itu, ITDC kembali mendapat penugasan yang ketiga oleh Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara(PMN) tahun 2021, untuk pembangunan dan pengembangan kawasan Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika dibangun sejak tahun 2015 diatas lahan dengan luas kurang lebih 1174 ha, pengembangan The Mandalika sebagai kawasan pariwisata terintegrasi yang dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar berupa akses jalan kawasan, Utility Duct, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, Jaringan Listrik dan fasilitas pendukung lainnya, serta Jalan Kawasan Khusus(JKK) atau yang saat ini dikenal dengan nama Pertamina Mandalika International Circuit.Direktur Utama ITDC Ari Respatimengungkapkan, “Dalam pembangunan dan pengembangan kawasan ini membutuhkan biaya yang tidak kecil dan dukungan dari berbagai pihak yaitu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, dan stakeholder terkait serta masyarakat sekitar kawasan The Mandalika, bersama-sama dalam mendukung pembangunan dan pengembangan The Mandalika sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB.”Tak hanya itu, melalui event internasional di kawasan The Mandalika seperti MotoGP dan World SBK, telah memberikan multiplier effect bagi masyarakat yang dibuktikan melalui besarnya dampak ekonomi bagi NTB dan nasional. Dampak ekonomi MotoGP 2022 mencapai Rp. 3,570 miliar bagi perekonomian NTB dan Rp. 4,500 miliar bagi perekonomian nasional. Penyelenggaraan MotoGP 2022 mencatat jumlah penonton mencapai102.801 orang, serapan tenaga kerja 4.600 orang, estimasi belanja penonton Rp. 545,22 miliar, perputaran uang penonton Rp. 697,88 miliar, promosi Rp. 25.860 juta, akomodasi Rp. 42,7 miliar, dan UMKM Rp. 23,08 miliar.Dalam pembangunan kawasan The Mandalika pada tahun 2015 dan 2020, ITDC telah memperoleh dukungan Pemerintah melalui Penanaman Modal Negara (PMN) secara tunai dengan total Rp 750 miliar. Selain itu, ITDC juga memperoleh dukungan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Himpunan Bank Negara (Himbara) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dengan total pinjaman yang telah dimanfaatkan adalah sebesar Rp 3,4 triliun.Pendanaan ITDC yang bersumber dari Bank saat ini masih terjaga kelancaran pembayarannya karena sumber penghasilan usaha yang di dapatkan dari kawasan The Nusa Dua dan bisnis lainnya melalui anak dan cucu usaha ITDC. Untuk menjaga kelangsungan usaha dan likuiditas keuangan ke depan, ITDC akan melakukan terobosan bisnis antara lain melakukan optimalisasi aset dengan Mitra Investasi atas sebagian lahan yang diubah statusnya menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) murni khususnya di The Nusa Dua.Direktur Keuangan ITDC Ahmad Fajar menambahkan “Dampak dari Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi sektor pariwisata. ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan pariwisata akan melalukan reprofiling atas fasilitas perbankan tersebut di atas, sehingga meningkatkan kemampuan pemenuhan kewajiban kepada Para Kreditur yang dapat disesuaikan dengan pertumbuhan pendapatan kami ke depan.”tutup Fajar.
Read More